Thursday, July 27, 2017

BATU KARAS

Wisata Pantai Batu Karas

Terletak di Desa Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, objek wisata pantai yang satu ini ga boleh anda lewatkan untuk di kunjungi. Disini anda akan di suguhkan perpaduan indahnya alam serta keramahtamahan penduduk lokal yang di jamin membuat anda semakin betah. Suasana alam yang tenang, gelombang laut yang bersahabat, serta pantai nya yang landai, membuat pantai ini sangat ramah untuk di kunjungi untuk semua kalangan. Berjarak sekitar 34 km dari Pangandaran, menjadikan destinasi wisata ini ramai dikunjungi, selain Pangandaran dan Batu Hiu tentunya.


Kali ini MTTD berkesempatan memberikan review tentang Batu Karas.
Untuk para traveler addict yang ingin berwisata dengan low budgetMTTD sangat merekomendasikan Pantai yang satu ini.

Batu Karas terbilang cukup komplit perihal akomodasi penginapan dan tempat makan nya. Dengan rate 200rb per malam untuk homestay dan 500 - 700rb per malam untuk Hotel. Namun namanya MTTD kan itungannya liburan irit tapi maksimal, maka dari itu saya sarankan untuk mengambil Homestay saja dari pada Hotel. Disamping jauh lebih murah, fasilitas serta kenyamanan nya pun hampir sama. Tentu yang berbeda hanya breakfast dan gengsinya ini bukan? Hehehe... Dibekali kasur berukuran Large, kamar mandi, kipas angin dan teras untuk nongkrong, menurut saya homestay berukuran 3x4 yang kami tempati sudah sangat nyaman. Apalagi dengan adanya teras depan, membikin nongki2 kita semakin woles tentunya. Puas lah dengan rate hanya 150rb saja. Saya rekomenin km cari "Nayla Homestay" aja di sana. Tempat yang sering saya tinggali kalo plesir. 
Kebanyakan pengunjung tidak tahu adanya homestay disini. Dan mereka terpaksa nginap di hotel/penginapan yang lumayan mengikis saldo rekening.
Nayyla Homestay
Teras 

Sebetulnya Batu Karas lebih dikenal dengan spot wisata selancar air (Surfing), ombaknya yang relatif stabil dan tinggi ombak bisa mencapai 2-3m, trek yang pas nih buat amatir2 surfer. Tekstur pantai yang landai, ombaknya juga yang enak, dijamin deh klo kamu belajar surfing disini pasti cepet bisa. 

Banyak  jasa2 penyewaan Surfboard / papan seluncur disini. Rate 70-100ribu saja SEPUASNYA. Inget ya SEPUASNYA bukan di patok 1 jam atau beberapa jam saja. Selain surfing, ada juga wahana Bananaboat (rate 150rb per orang), belajar diving/snorkling (700-1jt), mancing dan lain2.

Selain wisatawan lokal, Batu Karas pun ternyata sangat diminati oleh wisatawan asing loh. Kebanyakan mereka datang untuk melatih kemampuan surfing nya. Makanya jangan heran kalau nanti kamu2 mampir kesini, banyak bikini2 berseliweran di sekitar kamu.
Yang Baju Merah jangan sampe lolos :)









Untuk makanan, banyak sekali variasi yang berjualan disini. Mulai dari jajanan murah meriah seperti, Cilok, Cimol, Batagor, Gorengan, dan lain2.


 Ada satu jajanan yang saya rekomendasikan disini, sayang saya tidak sempat foto si mbah dan lapak tempat jualannya, PECEL Khas Cijulang. Wajib hukumnya mencicipi makanan yang satu ini. Pecel ajaib ini terbuat dari beberapa jenis sayuran yang di rebus (Kol, Kangkung, Tauge, Jantung pisang, Daun singkong) dan dilumuri oleh kuah pecel yang maknyus. Harganya ? Cuma 7 ribu rupiah / porsi. Kenapa saya rekomenkan kamu2 beli pecel ini, selain penjual nya sudah berumur, pecel buatan si mbah pun sangat unik. Rebusan sayur mayur yang sehat, wewangian rempah tradisional (Honje Khususnya) sangat terasa. Tentu bumbu lumur pecel yang menggugah selera. Makanya kalo kamu nanti mampir, beli ya jangan lupa. Beliau biasa berjualan di area khusus berjualan (lapang parkir).

Nah untuk makanan beratnya ada beberapa opsi,

1. Kalo km mau makan seafood, nasi goreng, ayam goreng dll. Bisa mampir ke Rumah Makan Kang Ayi. Letaknya pas di depan bibir pantai. Rumah makan yg cukup tersohor di Batu Karas ini terbilang cukup irit. Porsi lauk yang banyak, bisa itung2 irit nih buat km yang pengen makan enak disini. Buka pagi s/d 9/10 malam (tergantung ramai pengunjung apa tidaknya). Saya waktu itu mencoba memesan 1 porsi udang asam manis, 1 porsi cumi goreng kering, 4 porsi nasi dan teh tawar seharga 200rb. Mahal ??  Porsi udang dan cumi nya bro, 1 piring loyang gede.. Ampun dahh. Dimakan sama 4 orang juga sampe kenyang dan puas banget. Harga segitu di jamin ga akan mengecewakan buat kamu yang mau makan enak berlebih :)
Udang Asam Manis dan Cumi Goreng Tepung



2. Rumah makan Turtle House (lebih dikenal dengan RM Abah). Konsepnya bisa di bilang warteg ala masakan rumah. Letaknya sebelah kiri sebelum pintu masuk bibir pantai. Menu2 makanan yang dimasak oleh empunya rumah. Khusus buat yg liburan ngirit, ga salah ini tempat makan buat km. Menu2 yang jarang km temui di rumah loh yang si. Kaya masakan Acar Jamur, Tumis Tempe, Ayam Goreng, dll. Uniknya setiap hari menu masakan berubah ubah, tergantung dari bahan yang di dapat / dibeli oleh yang punya loh. Yg pasti unik dan enak juga olahan masaknya, berasa makan di rumah sendiri :). Km juga bisa pesen Mie Instan / telur dadar. Menu penyajian bisa prasmanan/ambil nasi dan sayur sendiri. Harga?? Ga akan mahal. Paling banter 10-15Rb per orang. Buka Pagi sampai Sore.

Sambelnya Ajaib

3. Request Nasi Liwet, Bakar ikan, Seafood, dll, bahkan sampai buat Api unggun sama yang punya homestay. Asik ga tuh, kalo mau ngabisin malem sambil makan dan nongki2, opsi ini yang paling manjur bro. Bermodal beli ikan sendiri (sekitar 30-50rb) bisa dapet 3/4 ekor ikan yang besar2. Ikan bisa request sama orang sekitar, atau pergi belanja subuh2 ke pasar ikan setempat. Nasi liwet bisa bikin sendiri / request sama yang punya homestay. Kamu cuma perlu cari ranting dan kayu2 di sekitaran. Bikin api unggun sambil bakar ikan deh.
Fresh from the oven

Liwet sama ikan bakar


Nah untuk yang mencari hiburan malam, sayang sekali Batu Karas bukan tempatnya bro. Disini khusus untuk para pencinta alam yang sebenarnya. Kamu ga akan nemuin warung remang, kafe dangdut, prostitusi dll. Didasari keyakinan Agamis yang kuat, para penduduk lokal sangat menjaga etika dan kenyamanan wisata di Batu Karas ini. Jadi jauh2lah wahai kalian para pemabuk dan hidung belang. Hahaha...






Berikut beberapa pengalaman pribadi MTTD mengunjungi Pantai Batu Karas ini,

1. Takjub dengan kearifan lokal penduduknya. 100% Ramah, murah senyum, menyapa, care, dan sangat kekeluargaan. Membuat ingin tinggal lebih lama disini.
2. Harga yang relatif masih wajar, dalam artian beda dengan tempat wisata lainnya. Membandingkan dengan pantai2 lain, harga di Batu Karas ini terbilang masih sangat murah. Contoh saja menyewa surfboard. Di pantai lain bahkan bisa berkisar 100rb/jam. 
3. Kontur daerah yang masih alamiah. Rumah2 yang masih berciri khas kampung, kegiatan aktifitas warga seperti bertani, menanam, melaut dll. Natural...
4. Homestay dan lingkungan yang asri, bersih, nyaman. Air kamar mandi pun sangat jernih sob.
5. Tidak tersedianya hiburan malam, club2, warung remang, dan sejenisnya menjadikan wisata Batu Karas ini nyaman dan jauh dari konotasi negatif.
6. Pantai masih cukup sepi pengunjung, karena spot yang lumayan jauh dan buntu (karena terletak di spot wisata paling ujung pangandaran)
7. Di sarankan untuk tidak mengunjungi pantai pada bulan Agustus - September. Karena banyak ubur2 yg bermigrasi di sekitaran area wisata. Cukup merepotkan apabila kita sampai tersengat.
8. Untuk yang berencana menginap, belilah stock snack makanan atau keperluan lain. Toko dan warung disini sangat terbatas. Aktifitas warga pun seketika sunyi sekitar pukul 20.00 malam. Jangan sampai perut kamu kriuk2 tengah malem karena yg jualan udah pada tutup. 

Gimana bro, tertarik buat datang ke Batu Karas? Selain wisata pantainya, banyak pula objek lainnya yang bisa kita explore loh. BodyRafting di Ciwayang, Jalan2 ke Hutan Mangroove, Melihat Objek Batu Nunggul dan Sodong Beca, Sunset di Batu Karas Surf Resort, dll. Kesemuanya hanya berjarak sedikit saja dari kawasan pantai. So tunggu update an MTTD yang lain nya ya.. 




No comments:

Post a Comment